Kajian hukum di bidang money landering, cybercrime dan lingkungan hidup.

tulisan lengkap (pdf)  

listrik1.jpg

Pencurian aliran listrik melalui cara apapun merupakan tindak kejahatan yang tidak hanya merugikan PT PLN (Persero) sebagai pemasok tenaga listrik, namun juga sangat merugikan pelanggan yang baik dan masyarakat setempat. Misalnya, tegangan menjadi turun dan mengakibatkan peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik sebagai sumber energinya akan cepat rusak karena tidak dapat berfungsi dengan baik.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 Tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan bahwa pelaku pencurian aliran listrik dapat dikenakan hukuman denda maksimal sebesar Rp. 500.000.000,- dan hukuman pidana maksimal 5 tahun. Pencurian listrik dan perusakan peralatan milik PLN juga dapat diancam pidana berdasarkan beberapa Pasal di dalam KUHP.

Untuk melaksanakan penertiban pemakaian aliran lisrik PLN membentuk regu-regu P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik) yang dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan ternyata juga dapat terancam diadukan oleh pelanggan kepada penyidik dengan tuduhan melanggar Pasal 335 ayat (1) KUHP atau Pasal 551 KUHP. Adanya beberapa laporan atau pengaduan dengan persangkaan menurut Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 551 KUHP tersebut perlu disikapi dengan sangat hati-hati baik oleh Penyidik maupun Penuntut Umum. Hal ini berkaitan dengan adanya Kontrak atau Surat Perjanjian yang telah disepakati antara pelanggaan dengan PT. PLN (PERSERO), dimana menurut ketentuan perdata isi perjanjian tersebut berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak yang menyepakatinya. Surat Perjanjian atau kontrak tersebut antara lain meliputi Pemeliharaan, Perbaikan, Perluasan, dan Rehabilitasi Instalasi/Peralatan Listrik serta Penertiban Pemakaian Listrik.

About these ads

Comments on: "Pencurian Listrik VS P2TL" (170)

  1. Salam kenal pak.
    Saya punya masalah nih. Saya memiliki rumah BTN yang angsurannya baru saja berlangsung 2 tahun dari 15 tahun yang harus saya penuhi. Rumah itu kemudian saya kontrakkan. Beberapa hari yg lalu, si pengontrak melaporkan bahwa mereka didatangi petugas PLN dan polisi. Petugas tsb menyatakan bahwa meteran listrik saya adalah milik rumah lain. Jadi selama 2 tahun itu saya telah membayari rekening milik orang lain. Selain itu segel pada meteran juga katanya telah hilang 1 (satu).
    Yang saya herankan, bukankah yg memasang itu pihak PLN sendiri (walaupun mungkin dlm hal ini adalah pihak kontraktor, tetapi mrk kan telah dipercaya oleh PLN)? Dan kalau memang salah, kenapa baru diketahui setelah berlangsung 2 th? Kenapa mereka selama itu selalu bersedia menerima pembayaran? Lalu kalau memang salah, kenapa bukti pembayaran yg saya terima adalah atas nama saya sendiri, bukan atas nama orang yang tinggal di blok tsb?
    Mengenai hilangnya segel, dalam hal ini saya tidak tahu menahu. Seandainya terjadi proses serah terima di depan meteran listrik, dan diberitahu mana yg hrs dipelihara, pasti akan saya perhatikan. Tetapi pada waktu itu saya yakin2 saja bahwa mereka menyerahkan barang tentu dalam keadaan baik.
    Sekarang mereka mengancam akan memutuskan aliran listrik saya, atau saya membayar denda Rp 2.500.000
    Mohon saran

    Rondang

    • Soal meter itu milik siapa, ada baiknya di cek dikantor PLN setempat Kalo memang yg tertera di rekeningnya adalah nama bapak brarti itu milik bapak dong dan itu dibuktikan dr KTP yg terlampir dari berkas Kontrak Pelanggan dan Pihak PLN…..nah kalo betul itu bkn milik bapak, ya tanya PLNnya itu milik siapa…………lalu minta uang dikembalikan dengan bukti rekening yg telah bapak bayar selama dua tahun
      perihal SEGEL hilang satu…………….saya pikir itu ngga masalah kalo ternyata segelnya yang satu lagi masih utuh………………dgn utuhnya segel yg satu itu membuktikan kalo anda tdk pernah mengutak atik Meternya………………..

      • saya ada masalah meteran listrik saya pindahkan dikarna ada renovasi bangunan ke bangunan lain, saya dikena denda sebesar Rp 30 juta, saya tidak mencuri listrik hanya memindahkan meteran listrik, apa hukuman yang dibeban kan ke saya udah menurut undang-undang, kalau benar memang ndak manusiawi.

  2. Salam kenal, Pak. Saya Phonny, saat ini rumah saya menggunakan alat bernama Power Saver, Electro Smart. Saya beli di sebuah pameran di Jakarta dan menurut penjualnya, alat ini legal dan telah disetujui oleh PLN. Alasannya karena alat ini menghemat listrik, bukan mencurinya. Saya tidak mendapatkan informasi tentang alat ini dari situs resmi PLN. Dapatkah Bapak menjelaskannya kepada saya? Jika alat ini ilegal atau tidak disetujui PLN, maka saya tidak akan meneruskan pemakaian alat ini. Sebelumnya terimakasih atas penjelasan Bapak.

    • :) alat itu banyak dijual dipasar malah dipromosikan lansung ke pelanggan, persoalan legal ato ilegal saya pikir itu wajar saja, yang ilegal itu kalo penjualnya mengataskan namakan Pihak PLN dalam menjual barangnya. Padahal Pihak PLN tdk pernah bekerja sama ato menyetujui barang dagangan seperti ntu…………….PLN hanya menganjurkan gunakan Lampu / Barang elektronik yg hemat Egergy
      Sekali lagi porsoalan larangan sudah pasti tidak ada, karena kalo udah dalam rumah (setelah KWh meter) itu terserah pelanggan asal tidak mengutak atik Meter atau nyantol sebelum meteran…………
      pelajari dulu barang apa bener setelah memasang alat tersebut ada perubahan kalo tdk ada brarti hahahahaaaa……maaf anda …….sama penjualnya

  3. apakah pihak P2TL membukja lowongan pekerjaan ?

    • bapak randi Yth.
      Setau saya sih P2TL itu melibatbatkan Pegawai PLN, Outsorching (tuk menemani) dan Bapak Polisi…………..heeheheheheh……nah kalo mau ngelamar mendaftar ajach dulu di salah satu dari 3 bagian itu…………………….Kecuali Anda dgn sukarela ingin membantu dengan melaporkan kasus pencurian listrik, apa lagi kalo pelanggarannya besar seperti Pelanggan Industri Nyantol Listrik saya yakin Pihak PLN memberikan anda Bonus deh……….seperti di kota saya ini………..Nah dengan minimnya pencurian listrik saya yakiin saudara kita yg belum punya lisrik pasti akan terpenuhi

    • Lebih baik jadi informan saja (bantu PLN) hitung2 berbuat baik demi untuk kebaikan bersama ok…

  4. tolong dong kasih tau masyarakat luas kalau ada lowongan pekerjaan skian dan terima kasih harmat saya randi………….
    GBU

  5. Anonymous said:

    Mohon maaf, mas randi. Saya bukan pegawai P2TL, jadi saya nggak tau tentang informasi tersebut.

  6. lebih baik masyarakat diumumkan boleh mencuri listruk saja karena petugas PLN persis wanita panggilan dikasih uang perkara selesai contohnya kami warga blok c12/ c14 mahkotasimprug dibikin gemas oleh keberadaan radio am ilegal radio asri yang mencuri listrik persis di belakang pagar komplek kami
    radio ini mengganggu TV, dan HP kami dan yang pasti maling listrik
    e… petugas datang dukasih duit pulang
    o ya ini alamatnya sekalian kalo mau razia lagi
    peninggilan no. 92 rt. 001/06 peninggilan ciledug
    dan ini datanya
    ID Pelanggan : 543103107857
    Tarif Daya : R1 -450

    • Bravo tuk aenulhuda………………..
      ke kantor PLN setempat ajach lansung……….sekalian laporin oknum PLNnya kalo bener dia Pegawainya………..kalo ternyata udah N ngga ada respon Laporin lagi ke Tingkat atasnya biar tau rasa si OKNUMnya (Kalo dia orangnya kantor pelayanan lapor ke rantingnya atau ke Cabang Lansung).
      Ngga puas ke PLN akibat ulah radio liarnya Lapor lagi ke ORARI kalo di ditu ada Radio Liar yg sangat mengngu………..hehehehehe
      Tapi sebelumnya udah dilapor Pak Desa Ato Pak RW ngga soal Ketentramannya…………..

  7. aenulhuda said:

    Benar lebih baik listrik digratiskan saja dan boleh dipakai sepuasnya bagi rakyat karena apa????
    PLN membiarkan pencurian listrik dan tidak akan menindaknya petugas PLN hanya sibuk mencari uang tip dari para pencuri tersebut
    buktinya sudah ada kan…….
    ga pernah ada realisasinya

    • Kalo itu sih salah soalnya pihak PLN tdk pernah membiarkan pencurian Listrik…..
      apa bener yg kena suap itu Pegawai PLN kalo iya dilapor ajach biar dianya kena sanksi……..
      atau dikasi masuk koran ajach kalo bener bisa dibuktikan satau saya Manajer2 cabang PLN sangat respon info yg berbau listrik di media…………pasti oknumnya di pecat deh buktinya disini udah ada yg dipecat prihal pelanggaran OKNUM tersebut…………apa lagi kalo oknum itu hanya outsorching…………………

      • pak arhei – sya minta tolong saya butuh pekerjaan di PLN sya ini tukang nyolong listrik .. sya bisa memprogram meteran tanpa otak atik meteran ..meteran tu bisa gak di pakai pulsanya ada udah banyak meteran yg saya program kya tu ..meski pun di cek p2tl gak kira ketemu… saya minta tolong pak …kasi sya pekerjan insaallh saya janji.. akan mengembalikan .. meteran yg udah saya program kya tu… tolong pak biara saya idak melekukan lagi..

      • Mas bahri, boleh tau kodenya ngga?

  8. kAMU JUGA BAGIAN DARI MAFIA LISTRIK ????
    MARILAH KITA DUKUNG LISTRIK GRATUIS ATAU KITA KAMPANYEKAN MENCURI LISTRIK ITU LEGAL
    KARENA APA
    KARENA PLN TIDAK PERNAH MENINDAK PENCURI LISTRIK YANG ASLI

  9. Azamul Fadhly said:

    Saya pikir ibda’ binafsihi (mulailah dari diri sendiri) aja dahulu, kemudian baru saling taushiah (menasehati) mulai dari teman2 dekat kita. Kalau kita ikutan mencuri listrik, maka masalah tidak akan pernah selesai, malahan semakin besar.
    Mengenai laporan Ibu/Bapak Aenulhuda sudah saya forward ke Polda Metro Jaya. Apakah sudah ada realisasinya?

  10. menurut saya pencurian tenaga listrik listrik merupakan perbuatan yang melanggar ketertiban umum, karena efek dari penggunaan tenaga listrik secara ilegal dapat membahayakan lingkungan dan bahkan mengancam nyawa orang lain. oleh karena itu, seyogianyalah pihak yang berwajib bertindak sekalipun tampa laporan dari pihak yang merasa dirugikan.

  11. Norman Harsya said:

    Pak azamul, saya kira yang komentar : legalkan saja pencurian listrik, bukannya mereka mau nyuri juga (kalo mau nyuri mosok ngomong disini), itu bentuk sarkasme karena jengkel sebab petugas PLN gampang disogok. Saya kira mereka sudah mulai dari diri sendiri, buktinya mereka jengkel dengan pencuri listrik, padahal apa untungnya buat mereka? Saya bisa menangkap kegeraman mereka, kalo gak sinkron antara tekan company untuk berantas pencurian listrik dengan para petugasnya di lapangan, gak pernah sampai misi PLN, ujung2nya PLN akan klaim merugi, minta subsidi ke negara, rakyat juga yang rugi, mestinya subsidi bisa untuk yang lain. Saya juga punya pengalaman, tetangga saya beberapa orang nyolong listrik, sempat digrebek petugas, herannya mereka ini justru orang2 kaya, bahkan tetangga depan ada yang 2 kali digrebek bahkan oleh polisi, lagi2 urusan selesai dengan duit.
    Menurut saya, pencuri listrik gak perlu dipenjara, umumkan saja di koran bisa bikin malu, denda yang besar, dan blacklist, rumahnya dicabut listriknya selama 3-6 bulan (makin lama makin bagus) gak boleh pake listrik PLN, setelah 3 bulan baru boleh daftar lagi. Dengan cara gini mungkin bisa kapok, gak kebayang kan kalo harus hidup tanpa listrik selama 3 bulan atau lebih, dia akan terpaksa pake genset, betapa borosnya, dan repot. Blacklist tetap jalan setelah masa hukuman berakhir, ini mencakup juga pengawasan ketat terhadap rumah2nya yang lain baik a/n dia, istri, atau anaknya, dan melekat pada person selamanya, termasuk jika dia jual rumah dan beli lagi atau pindah rumah. Tapi hal ini gak akan berjalan jika petugasnya korup, gampang disogok, jadi bener juga buat teman2 tadi yang jengkel terhadap petugas PLN yang gak nindak pencuri listrik, kalo dibiarin gak akan ada kesadaran, makin jadi, atau gratiskan aja daripada sakit hati lihat kejahatan dibiarkan. Ini mirip kalo lihat angkot seenaknya berhenti di tengah jalan, makin jadi karena petugas biarin aja, kalo dibiarin dia anggap boleh.

    • buruk bener yach petugas di daerah bapak………..soalnya disini ngga seperti itu………..ada sih pelanggan yg bayar tapi ngga nyogok mala harus bayar denda…………..dan dendanya tergantung pelanggarannya……….prihal PLN membiarkan pencurian, petugasnya bodoh bener tuh. soalnya kebobrokannya akan mempengaruhi prestasinya……….
      pencurian listrik akan menimbulkan rugi2 energy (loses) dan itu terbaca dilaporan PLN karena meter yg lansung dari pembangkit tdk sesuai dengan data energy (listrik) yg dijual PLN ke pelanggan
      saya sarjana Teknik dan sangat mengerti proses kerja pendistribusian Energy.
      kalo anda paham bagaimana Pihak PLN bekerja maka pasti anda berkata BODOH benar Orang PLN itu…………..dan bijak berfikir “apakah bener dia pegawai PLN” kalo bener Lapor saya yakin dia dipecat minimal peringkatnya (Golongan tuk kita PNS) tertahan beberapa thun.
      Biar Oknumnya tau Rasa

      • Anonymous said:

        Banyak oknum pln mencari kesempatan di saat jadi pegawai pln…kapan lagi kita bisa cari uang klu nggak sekarang,itulah comentnya…dan coba kita perhatikan orang pln klu dah pensiun banyak yg strook…tapi para lelakinya ya…dan kalau perlu listrik itu gratis dah…biar oknum pln tak bisa cari duit lagi di masyarakat utk melakukan hal yg tidak wajar…karena dah gratis…( biarkan saja pegawai pln itu makan gaji buta ).

    • bolehlah kita sewot terhadap permasalahan yang terjadi antara masyrakat yang dirugikan dan beberapa pihak PLN yang merugikan masyarakat, disinilah ketelitian masyarakat harus dilihat secara detail, dari kwh dan app yang tersegel atau tidak, pencurian listrik, petugas2 penertiban yang moralnya bobrok.
      1. KWH APP yang tersegel tidak akan menjadi masalah untuk si pengguna akan tetapi apabila yang kedua segel kanan dan kiri sudah tidak ada, disinilah kecermatan dan ketelitian masyarakat untuk bisa memeriksa segel tersebut dan ambil bukti dengan cara memfotonya dan tidak langsung memakai app listrik karena ada beberapa pasal yang bisa dipermainkan oleh oknum2 PLN yang tidak bertanggung jawab
      2. Pencurian listrik, dilegalkan, ini pertanyaan bodoh dan jawaban orang yang benar bodoh, tindakan yang harus dilakukan ialah ambil bukti photo atau rekaman video yang membenarkan adanya pencurian listrik di daerah tempat tinggal, fungsinya untuk memukul jera pihak si pencuri listrik dengan melaporkan ke pihak yang berwenang, kalaupun ada oknum busuk dari PLN dan kepolisian, catat namanya, no. anggota, bertugas di cabang mana, lalu laporkan ke pihak yang lebih tinggi dari statusnya/pangkatnya
      3. Petugas penertiban listrik yang moralnya bobrok dan mudah disogok, gampang kok menertibkan petugas seperti ini, kalau kita memang bersalah dan ingin ditindaklanjuti secara proses hukum, yah buktikan rasa patriotik kita terhadap hukum, kalau kita tidak tau menahu dan tidak sadar kalau listrik didaerah tempat tinggal itu curian dan segel tera nya hilang, kita bisa membuktikan dengan bukti2 yang kita punya, seperti bukti pembayaran bulanan, pemeriksaan pada awal menempati rumah dan usaha, bukti laporan yang terkait tempat tinggal dari pihak keamanan, pengembang, maupun PLN nya, tetapi apabila ada oknum2 dari PLN yang mempermainkan dan mudah disogok, tinggal dipublikasi, dengan bukti photo, identitas anggota dan bukti2 yang diperlukan untuk membuat jera.
      4. Cara diatas mereka tidak jera juga……gugat saja oknum tersebut dan pihak2 terkait yang terlibat, dan publikasikan ke masyarakat yang telah dirugikan agar bergabung untuk agar si oknum dan si pencuri lisrtik tersebut jera dan malu

  12. saya punya masalah dengan PLN, seminggu yang lalu ada oknum yang mengaku dapat menghemat pemakaian listrik dan mengaku sebagai pegawai PLN , namun seminggu kemudian saya dihadapkan permasalahan saya dituduh mencuri listrik milik PLN dengan cara menjumper dan diharuskan membayar denda senilai Rp.10 juta..apakah saya memang salah atau oknum yang tidak bertanggungjawab yang patut saya salahkan..makasih

    • Yang salah ya oknum yang tidak bertanggung jawab,
      karena ‘menjumper’ itu gunanya untuk mempengaruhi/mengganggu pengukuran KWH Meter, sehingga tagihan listriknya menjadi murah.

    • Yang Jelas yang namanya OKNUM pasti dia yg salah…………..
      Disinilah sebagai warga kita dituntut Untuk Cerdas……………..
      peka terhadap kejanggalan yang ada………..sebagai manusia pasti ada pikiran protectif………nah disaat kita was-was pada saat itu sebaiknya kita cek kebenaran masalahnya. bukan malah menikmati……………….

      • rame juga ya masalah lisrik,yang duduk dibelakang meja cuma bisa bicara ga tahu kondisi dilapangan,yang bawahan pasti nyontoh yang diatas.ga mingkin ga tahu rakyat udah milai pada pinter2 mas.ga bisa dibodohin gitu aja sama ke egoan PLN

    • yang jelas anda juga bisa disalahkan, apakah anda yakin itu adalah petugas PLN, periksa secara teliti barang yang anda beli, periksa juga secara teliti petugas tersebut, minta no anggotanya, bertugas di cabang mana dan kalau bisa lihat situs PLN, apakah benar PLN menjual produk seperti yg anda beli, ketelitian dan kecermatan lah yang harus anda perhatikan

  13. Azamul Fadhly Noor said:

    Sebaiknya lapor dulu ke PLN sebelum memasang instalasi tambahan agar tdk terjadi pengalaman tdk mengenakkan spt yg terjadi pada rekan2 kita, apalagi kalo dianggap melanggar hukum.
    Trims,
    AFN

  14. Ferry Dharmawan said:

    Pak Azamul,
    Kira nya bapak dapat memberikan masukan mengenai masalah saya hadapi mnegnai P2TL, kemarin ada pemeriksaan oleh petuga P2TL ternyata di temukan MCB saya ( menurut mereka) tidak sesuai dengan standard padahal permeriksaan tahun 2008 semua nya baik dan segel masih masih baik serta mengunakan segel asli dari PLN sehingga kami segabai orang awam mengerti atau mengganti bagian dalam dari meter PLN tsb.
    Hari ini istri saya di minta untuk membayar denda sebesar 1, 3 Jt secara sepihak dan di tolak oleh istri karena kami tidak pernah melakukan perbuatan tsb dan menurut saya, PLN sdh tidak melakukan tak bersalah kerana kami tidak mendapat kesempatan untuk membela diri karena kami awam masalah listrik
    Kira nya bapak dapat memberi masukan apa yg harus kami lakukan?

    Terima kasih
    Salam
    Ferry

    • Bapak Ferry Yth,
      Kalo pelanggarannya MCB tdk standart bararti pelanggarannya termasuk pembesaran daya. dan menurut saya itu ringan. coba minta rincian (Hitung-hitungannya) biaya pelanggarannya. soalnya tetangga saya pernah mendapat masalah spt itu. dayanya cuma 450 VA dan dendanya sekitar 142rb…….bararti kalo daya 900VA dikali 2 ajach jadi 280rb begitupun selanjtnya kalo daya 1300 VA dikali 3 dan seterusnya…..hitung-hitungannya kurang lebih spt itu.
      persoalan pembelaan diri : ketika kita sudah pelajari bahwa pihak PLN yg salah bawa ajach ke meja hijau

      • betul bp. arhie, mereka mempermainkan aturan kerja mereka, disaat dimejahijaukan mereka baru sadar bahwa mereka salah, untuk bp. ferry dharmawan, kalau anda memang merasa tidak bersalah tunjukkan bukti itu kepada pihak PLN yang otoritasnya lebih tinggi dari si petugas penertib, laporkan si petugas tersebut, tetapi kalau anda merasa itu ada pembesaran daya, anda juga harus lapor ke PLN untuk menormalkan kembali daya listriknya agar tidak tersangkut masalah seperti ini

  15. minggu lalu rumah saya didatangi petugas PLN dan singkat cerita mereka memeriksa meteran listrik dan bilang kalau terjadi pencurian listrik sehingga saya harus bayar denda . saya bilang kalau saya baru beberapa bulan menempati rumah itu (saya beli )kenapa saya harus yang bertanggun jawab . tapi mereka tidak mau tahu dan menurut mereka peraturannya adalah yang menempati sekarang yang bertanggung jawab membayar denda. Apa memang peraturannya se’aneh’ ini ya…yang curi siapa, yang bayar siapa ??? apa mereka mau nya terima denda saja tapi malas menelusuri ?? ck.ck.ck.

    • JGN DI BAYAR BIAR AJA DI BONGKAR. TAROAN.. BIYA PASANG BARU LEBIH MURAH DARI PADA DENDANYA..

      • klo sudah dibongkar nantinya tidak hanya bayar pasang baru, namun juga harus membayar tagihan P2TL yang belum terselesaikan, kalo ndak ya tidak akan dilayani PB

    • Meja hijaukan ajach mba……
      tapi ini mirip kasus penada yach. ???
      kalo kita tanpa sengaja atau tidak tau menahu tentang motor curian yang kita beli tanpa memeriksa kelangkapan motor tersebut terlabih dahulu…………..pasti kita masih dianggap bersalah……. -:)

    • sebaiknya diperiksa sebelum anda membeli, keterangan dari satu pihak bukanlah suatu keterangan yang akurat untuk dicermati, carilah informasi yang tepat agar anda bisa menempati rumah anda dengan bijak, kalaupun anda baru menempati, cobalah tahap2 saya ini, 1. photo kwh listrik anda, app nya tersegel atau tidak, 2. informasi daerah setempat(RT, RW) dan si pemilik rumah terdahulu, bagaimana informasinya, rancukah atau normal2 saja, 3. minta identitas petugas penertib, kalau sampai si petugas itu mempermainkan anda…..laporkan dan sidangkan dia di meja hijau

  16. Pak saya mau Melapor, Ada rental komputer yang bernama ARCHEER KOMPUTER RENTAL yang berlokasi di PARONGPONG BANDUNG depan UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA sudah dibuka selama 10 tahun dan selama itu pula dia selalu mencuri arus listrik di tempat yang dikontraknya secara bergantian dengan cara membobol kabel sebelum meteran, saya sudah berusaha melaporkan hal ini ke PLN terdekat tetapi mereka TIDAK mempedulikan pengaduhan saya, dan sepertinya tukang catat meteran juga sudah disogok sama mereka sehingga kasus ini tidak ditelusuri lebih lanjut. harap bapak segera menindaklanjutinya karena orang itu bebas membayar arus listrik sehingga harga pasar dapat diturunkan jauh, lagi pula dia tidak memiliki NPWP serta menggunakan SOFTWARE BAJAKAN. mohon ditindaklanjuti dan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku

    • Azamul Fadhly said:

      Bapak bisa melaporkannya ekpada Polsek terdekat.

    • Laporkan ke PLN Cabang Setempat dan itu termasuk pelanggaran besar pasti anda dapat BONUS ddeh…..aye jamin ntu……..karena aye udah dpt bonus walau bonusnya hanya untuk bisa beli roko 1 pak ajach (100rb) ehehehehehehehe
      jangan lupa laporkan juga caternya karena saya yakin dia cuma Outsorching saya juga yakin pasti dipecat

    • malaikat maut said:

      Kamu pasti bekas pegawai yg dipecat sehingga bernyayi ya….seperti penjajah aja…
      coba besok kalau bapakmu atau ibumu atau kamu sendiri buka usaha trus dilaporkan seperti apa rasanya…hayooooo..!!!…sok suci ah orang mana sih kamu nih….
      pastinya orang kampung !!

      • hei malaikat maut….anda takut yah usaha anda ditutup karena anda bobrok karenausaha anda terlingkupi dengan cara yang busuk, ingat uang yang anda dapat dengan cara kotor itu dimakan oleh anak dan orang tua, anda bisa bilang sok suci, padahal anda orang kotor kan, usaha nda akan berjalan lancar dialam kubur dan diakhirat, ingat loh…..masa ada hukum tuhan

  17. togatorop said:

    Bapak penegak hukum yang terhormat menurut saya, biar pencurian listrik tidak terjadi dikalangan masyarakat menengah kebawah hendaknya diberlakukan Listrik Gratis. Negara kita itukan kaya, masa listrik untuk orang miskin tidak bisa gratis?!!
    Jangan hanya orang – orang besar yang menikmati Negara ini, perhatikan nasib rakyat miskin, yang harus ditangkap itu koruptor – koruptor biar rakyat ini tdak sengsara..

    • Azamul Fadhly said:

      Seluruh lapisan masyarakat wajib memberikan kontribusi kepada pembangunan nasional, namun besar-kecilnya, berat-ringannya harus dipertimbangkan. Oleh sebab itu, ada kategorisasi terhadap besaran tarif yang dibebankan kepada pelanggan. Prinsipnya semakin banyak pemakaian listrik (yang artinya diasumsikan semakin tinggi tingkat ekonominya) maka semakin mahal dia membayar listrik untuk per-KWh yang dipakai.

    • Apa Yang disampaikan Bapak Azzamul IPIN UPIN “Betul…betul…betul”
      kalo tdk salah kemarin Dirut PLN mengusulkan di Sidang Paripurna tt Listrik gratis ntuk pelanggan 450 VA(watt) tapi ditolak oleh kalo tdk salah lahi persiden ato mentri ESDM alasannya masih banyak rakyat indonesia yg butuh listrik……………
      trus apakah semua pelanggan 450VA bener rakyat miskin setau saya mereka rata2 punya kendaraan bermotor, nah mahal mana bensin ato listrik trus penting mana listrik ato motor….
      kalo saya pribadi yg tinggal digunung lebih penting beli kuda buat naik gunung

      bicara masalah Kategori rakyat miskin tiap daerah berbeda………BAPPENAS ajach masih pusing tt indikator kemiskinan. karena tiap daerah beda

  18. Membaca semua tulisan yang disampaiakan bpk/ibu yang terhormat saya merasa sangat prihatin, karena sembilan puluh lima persen memposisikan PLN sebagai pihak yang bersalah. Dan Petugas P2TL yang notabene adalah karyawan PLN dianggap sebagai sumber masalah, karena hari gini masih terima suap, hal tersebut menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak memahami arti pelayanan.
    Menurut informasi dan data yg ada bahwa pencurian Listrik itu sebagian besar dilakukan oleh oknum PLN dan ex outsourcing yang memang memiliki kredibilitas yang buruk, dan pencurian itu selamanya akan terus berlanjut karena kepedulian pelanggan terhadap para oknum sendiri rendah. Contohnya setelah bermasalah dengan PLN dan diberitahukan bahwa yang melakukan itu orang yang sdh terbiasa maka pelanggan tersebut enggan berurusan dengannya, apalagi sampai mau melaporkan pada polisi.. . . . . katanya urusan tambah panjang dan tidak bisa diujamin uangnya akan kembali.
    Saran saya agar kejadian yang tidak diinginkan akan menimpa apabila bapak/ibu mengurus listrik sebaiknya luangkan waktu untuk datang langsung ke kantor PLN.
    Jangan mengurus LISTRIK LEWAT CALO
    SEBAB OKNUM YAN G TIDAK BERTANGGUNG JAWAB SELALU MENGINCAR ANDA. KAPAN SAJA.

    • betul….masyarkat juga harus lebih pintar dalam menanggapi semua hal yang terjadi, lebih cermat dan teliti lah….

  19. Membaca semua tulisan yang disampaiakan bpk/ibu yang terhormat saya merasa sangat prihatin, karena sembilan puluh lima persen memposisikan PLN sebagai pihak yang bersalah. Dan Petugas P2TL yang notabene adalah karyawan PLN dianggap sebagai sumber masalah, karena hari gini masih terima suap, hal tersebut menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak memahami arti pelayanan.
    Menurut informasi dan data yg ada bahwa pencurian Listrik itu sebagian besar dilakukan oleh oknum PLN dan ex outsourcing yang memang memiliki kredibilitas yang buruk, dan pencurian itu selamanya akan terus berlanjut karena kepedulian pelanggan terhadap para oknum sendiri rendah. Contohnya setelah bermasalah dengan PLN dan diberitahukan bahwa yang melakukan itu orang yang sdh dianggap sebagai residivis maka pelanggan tersebut enggan berurusan dengannya, apalagi sampai mau melaporkan pada polisi.. . . . . katanya urusan tambah panjang dan tidak bisa diujamin uangnya akan kembali.
    Saran saya agar kejadian yang tidak diinginkan akan menimpa apabila bapak/ibu mengurus listrik sebaiknya luangkan waktu untuk datang langsung ke kantor PLN.
    Jangan mengurus LISTRIK LEWAT CALO
    SEBAB OKNUM YAN G TIDAK BERTANGGUNG JAWAB SELALU MENGINCAR ANDA. KAPAN SAJA.

  20. saya mengalami kasus yang sama nih.. saya didenda 6jt karen kedapatan ada jumper. sedangkan slama 10bulan menempati rumah ini ga pernah dikutak katik.. dan saat pengecekan tsb tdk disaksikan pihak org rumah.. pihak PLN BantarGebang tdk peduli dgn pembelaan saya sbg konsumen.. solusi terbaik dr pihak PLN hanya membayar dgn di angsur selama 20x..

    kalo dibilang kejam ya kejam.. tp apa boleh buat lagi ya.. susah juga kayaknya kalo melawan BUMN ..

    gimana?ada masukan untuk saya?

    terima kasih

  21. bapak fahmi…
    saya juga kena tuduh memasang jumper pada kwh meter saya.
    dan saya berani sumpah.ga ada yang memasang jumper itu dari pihak kami.
    PLN sebaiknya jangan memeras rakyat dengan cara2 kotor kaya gini…
    karena buat saya…menerima uang denda dari orang yang seharusnya ga bersalah adalah HARAM!!!

    • Azamul Fadhly said:

      Jika Bapak yakin dengan kebenaran yg ada di pihak Bapak, saya mendukung dan menganjurkan agar Bapak menempuh mekanisme gugatan perdata. Dengan memberikan sumpah decissoire bahwa Bapak tidak ada melakukan perbuatan mencuri listrik, maka Hakim dapat mengabulkan gugatan Bapak.

      • pak kalau kita menempuh gugatan perdata bisa-bisa hasilnya menyakitkan karena biaya hukumnya sama besarnya dengan dendanya. jadi sungguh pedih sepertinya bagi mereka yang mendapat pendzoliman seperti itu. bapak renungkan bagi mereka duat beberapa juta itu besar kecuali mereka orang kaya raya. ini yang sebenarnya sangat jauh bagi kaidah agama dan ajaran islam yang selalu berpihak kepada kaum muatad’afin, fakir miskin, proletarian dan atau apapun namanya. semoga Allah mendengar doa mereka yang teraniaya.
        Syamsudin Sanjaya

      • Mencuri listrik juga haram pak……….
        kalo bapak bukan pelakunya biarkan ajach PLN menyegel meter ato sekalian membongkarnya karena sudah jelas PLN berhak untuk itu.

      • MentalMonopoli said:

        arhie_pre : “Mencuri listrik juga haram pak……….
        kalo bapak bukan pelakunya biarkan ajach PLN menyegel meter ato sekalian membongkarnya karena sudah jelas PLN berhak untuk itu.”

        Betul Pak, mencuri itu haram, tapi……….kata-kata terakhir “sudah jelas PLN berhak untuk itu” … adalah merupakan realisasi mental monopolistik PLN.
        Saya paham betul bahwa PLN melakukan P2TL berdasarkan KD Dirut PLN dan diperkuat lagi Dirjen yang membawahinya. Dengan adanya KD Dirut PLN ini salah satu resiko bagi pelanggan adalah bahwa pelanggan bagaimanapun kondisinya adalah ” Maling Listrik ” karena APP(Alat Pengukur dan Pembatas Listrik)dipasang di lahan/wilayah pelanggan dan kalau ada masalah APP (bisa-bisa) langsung divonis pemilik yang ketempatan APP yang melakukan pencurian.
        APP yang rusak memang merupakan barang bukti, tapi apakah PLN menangkap tangan pelaku pada saat perusakan atau kecurangan ini ?
        Kalau bahasa sederhananya adalah ada barang bukti tapi pelaku tidak tertangkap tangan. (Utk hal spt ini dr kaca mata hukum sebenarnya bisa nggak sih polisi mempidanakan ?)

        Kalau menurut penilaian saya, pencurian listrik bisa bersumber dari 2 faktor :
        1. Faktor internal : memang kesengajaan pelanggan.
        2. Faktor eksternal.
        Untuk Faktor Eksternal, ini adalah masalah yang menggelitik karena dalam KD Dirut PLN memang disebutkan bahwa “informan” yang menyampaikan adanya pencurian listrik akan mendapatkan reward (mungkin berupa uang kali ? CMIIW). Karena saya adalah pelanggan dan semisal kena kasus APP dan memang tidak melakukan pencurian, maka saya mungkin akan berpikir bahwa ada oknum yang sengaja menskenariokan ini untuk tujuan tertentu yaitu untuk mendapatkan duit (fungsi sbg informan) atau untuk mendapatkan prestasi atas pekerjaannya karena telah melakukan temuan “pencurian” sehingga ybs mungkin berharap bisa mendapat promosi.

        Waaah, kalo dijelaskan di sini akan panjang kali lebar.
        Pada intinya, sebagai pelanggan yang berhadapan dengan perusahaan monopoli dan (mungkin ada yang punya) mentalitas monopolistik, maka kembali ke KD Dirut PLN tentang APP yang memang merupakan MILIK PLN, adalah sangat tidak fair APP tersebut dipasang/dititipkan di lahan tanah pelanggan. APP tersebut mestinya ditaruh di tempat umum (depan rumah) agar pihak PLN sendiri yang mengawasi dan pelanggan yang benar-benar jujur tidak ikutan kena getah unfair business ini.

        Untuk pelanggan yang sumpah mati memang pernah dizhalimi jangan sungkan-sungkan untuk email ke mentalmonopoli@gmail.com

  22. PLN lebih suka melarang alat penghemat listrik daripada alat pencurian listrik.

  23. ada pencurian listrik di perum PDK. DI WILAYAH BEKASI PANGKALAN 5.
    LISTRIK DICURI DIGUNAKAN OLEH BEBERAPA OKNUM PNS SEBAGAI TEMPAT USAHA LAPANGAN OLAHRAGA DAN DISEWAKAN .
    DAN USAHA TERSEBUT SUDAH BERJALAN 1 TAHUN.

  24. Rumah saya di Lippo Karawaci kena tuduhan P2TL, total dendanya 12jt lbh yg dicicil selama 12 bulan. Rumah itu tidak saya tempati dan baru saya beli di awal tahun. Selama ini tagihan listrik saya normal (sy bayar melalui klikbca), ketika akan membayar tagihan bulan October tau2 denda sudah dimasukan ke dalam tagihan. Sy sudah coba cross check ke developer rumah, mereka tidak pernah tau ada pemerikasaan seperti itu.

    Padahal di dalam prosedur pemerikasaan P2TL (http://www.plnjaya.co.id/pelayanan/pelayanan_pelanggan.asp?idM=4&idSM=11) adalah harus seijin pelanggan dan ada pihak wakil pelanggan untuk menjalankan pemeriksaan.

    Sekrg mau ga mau sy harus meluangkan waktu kerja (Sy tinggal di Jkt) untuk ke PLN di Cikokol tangerang untuk mengurus masalah ini. Dan sy pesimis kalau denda itu bs dibatalkan, dan sy pasti menjadi pihak yang dirugikan. Saya merasa seperti di “rampok” oleh PLN.

    Apa yg seharusnya sy lakukan? Pls advice..

    Thanks.

    • MentalMonopoli said:

      Pak Edwin,

      Permasalahan ini adalah karena ada KD Dirut PLN yang sangat tendensius terkait dengan P2TL. Kalau di pengadilan biasa ada istilah banding, tapi kalau dalam KD ini tidak ada banding (bagi pelanggan yang benar-benar jujur tidak mencuri listrik). KD ini mestinya harus direvisi. KD adalah ciptaan manusia dan bukan sesuatu yang sakral untuk direvisi.

      Kalau tidak salah, untuk pelaksanaan P2TL ada urutannya, yaitu pelanggan harus dijadikan sebagai TO (Target Operasi) berdasarkan anomali tagihan listrik 3 bulan (CMIIW) hingga dilakukan tindakan.
      Saran saya mulai sekarang mohon Bapak memotret kWH meter dan MCBnya secara periodik sebagai bukti kalau semisal suatu saat kondisinya tidak sesuai lagi dgn hasil dokumentasi Bapak.
      Kalau Bapak berkenan, saya bisa share KD Dirut PLN tersebut ke Bapak via email. Mohon japri saya ke : MentalMonopoli@gmail.com

      • Setuju setuju memang ribet masalah tentang P2TL mau sharing juga nih tentang P2TL masalahnya sesudah dilakukan pengecekan lab akan tetapi tdk di temukan kejangalan2 yg bisa merugikann PLN akan tetapi masih juga di kenakan sangsi bagaimana pula kita harus mengnanggapinyam

  25. bambang seryadi said:

    saya punya pengalaman yg sama dgn PLN seminggu yg lalu bpk mertua didatangi petugas p2tl dan mendapat sanksi bayar denda 3.750.000,- dikarenakan pada meteran terdapat lobang kecil sejarum dan segel lepas berkarat. sekalipun ortu menjelaskan selama tinggal bertahun-tahun tidak mengetahui adamya lubang dan menunjukkan tagihan bulanan normal dan petugas membenarkan serta menegaskan bukan menuduh pencurian dan menanyakan apa pernah dikontrakkan dan di iyakan oleh ortu namun tetap saja jurus main cabut meteran dan harga mati untuk menghidupkan listrik bayar denda. Pada tgl 10 saya mendatangi PLN Gresik unit layanan kota mempertanyakan denda dan mendapat penjelasan bahwa pihaknya sama sekali tidak berprasangka bpk mertua saya mencuri listrik hanya berdasarkan peraturan PLN dengan menunjukkan pasal2 yg sempat kami baca begitu byk kewajiban pelanggan yg tdk boleh lalai sedikitpun antara lain bila kedapatan meteran berlubang sementara sosialisasi kepada masyarakat apa yg dilakukan pln , apakah masyarakat tahu aturan tsb!!! dengan penerapan aturan yg saya yakin implikasinya berat kepada orang kecil. Saudara bisa bayangkan pada contoh kasus mertua saya yg tinggal dirumah type 36 tanpa AC bila malam peteng dedet untuk byr tagihan listrik yg hanya +- 120.000 aja susah harus menanggung denda bgt besar. yg kami herankan kok bisa ada peraturan seperti itu, apa pertimbangannya dan tahukan pelaksanaan dilapangan, apakah bukan lagi2 rakyat kecil menjerit tdk berdaya. petugas yg saya jumpai mengatakan dirinya juga secara nurani berat hanya krn peraturan menjadi serba salah dan sangat memahami kedatangan saya utk mencari keadilan.
    hemat kami dlm hal ini dan sebagai himbauwan kepada PLN sbg perusahaan Negara tinjau kembali peraturan tsb yg berdasarkan pengalaman ini mulai dari cara kerja tim p2tl , bentuk kuitansi ( rincian ) dan dasar hukum penerapan sanksi patut dipertanyakan dan cobalah memahami persoalan bangsa saat ini dimana kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah sdh pada tahap mencemaskan. dan kepada saudara kami yg mengalami rasa ketidakadilan serupa mari kita sama2 berbuat sesuatu demi kebaikan Negeri ini.

    • kita semua boleh ngeluh dengan semua kelicikan mereka,tapi jangan terlalu mendalam percuma ga bakalan di anggap,kita mah rakyat kecil,tinggal lihat aja hasilnya nanti.dalam hatinya mereka ngaku salah tapi malu sama anak cucunya kelak kalou ketahuan bapak/kakenya mantan …..

    • kontrakan orang tua saya juga mengalami nya juga tiba-tiba ada lubang kecil dan kami di suruh membayar denda sesuai perhitungan denda yg ada pada SK direksi PLN sungguh di kasih peluang aparat berbuat sewenang-wenang (bukan berprasangka buruk) tapi kenapa “tiba-tiba” ada lubang di situ

  26. Saya sangat setuju pencuri listrik ditindak tegas, namun demikian petugas-2 PLN itu sekarang menjadi gurita yang selalu semena-mena terhadap rakyat kecil…semoga mereka mendapat balasan yang setimpal di akhirat kelat. sebab sering kali memutuskan sepihak tanpa pembuktian hukum yang adil. ada kemungkinan besar yang melakukan pencurian adalah petugasnya sendiri. coba bapak-bapak semua pahami, awalnya mereka datang juga sering bersama polisi sekalian sekedar untuk menakut-nakuti masyarakat awam ITU PASTI SERING TERJADI, terus mereka memeriksa tau-tau ada yang bocor (kata mereka disuntik), dan pelanggan kemudian didenda. di republik ini pelanggan tidak ada kesempatan untuk membela, sehingga mereka bisa divonis untuk diputus atau denda. disinilah letak pendzolimannya, belum tentu pelanggan yang mencuri dan tanpa berprasangka buruk bisa jadi saat petugas cek meteran dia sambil ‘akalin’ listriknya karena dia paham listrik, sedangkan umumnya pelanggan awam. jangankan mencuri, orang sama listrik saja pelanggan takut kesetrum. COBA SEMUA RENUNGKAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! MANA YANG BENAR DAN MANA YANG SALAH. TENTU LOGIKA ANDA HARUS DIGUNAKAN.

  27. mari kita bikin perkumpulan orang-orang teraniaya P2TL, dan kita adakan demo yg tertib agar konsumen-konsumen PLN yg lainnya tidak dirugikan. dan bisa merubah wajah Indonesia yang Adil dan Sejahtera

  28. Wahhh … Kurang ajar. Saya masih tinggal sama mertua dan kemaren dapet pemeriksaan P2TL, terus ujung2nya musti bayar denda 15jt!!! dengan keringanan dicicil 6 tahun. Saya pikir sih emang apes aja, soalnya kami merasa gak pernah ngutak-ngutik listrik, bahkan baru 4 bulan lalu menaikkan daya jadi 4400 kwh. Kalo ternyata banyak yang ‘dikerjain’ sama petugas P2TL model gini sih, harus ditinjau ulang nih kasus. Mungkin gak ya diklaim ulang perkara perdata seperti saran Bapak diatas, secara kita dengan polosnya terima putusan nyicil itu?

    NB: Pantes waktu kita komplain soal asal muasal denda n besarannya dibilang ” … harusnya diselesaikan ditempat aja, Pak. Kalo udah masuk laporan print, udah susah .. ” Lahhhh … diselesaikan ditempat itu maksudnya .. SOGOK ?!? … Ampuunnnnn deh

  29. saya juga punya kasus serupa.
    awalnya petugas P2TL memeriksa pabik kami,karena tidak menemukan masalah, petugas seolah2 mencari2 masalah dan membongkar meter untuk di tera.
    pada saat proses tera ditemukan bahwa kwh meter kami kekurangan 5%(mungkin krn umr meter telah lebih dari 25 tahun), mulai dari segel yang di vonis palsu.
    ketika saya menanyakan ,kenapa bisa kurang 5%, petugas menjawab, :mungkin ada pergantian rasio gear:.
    waktu saya suruh membongkarnya, petugas tidak bisa menemukan kelainan di dalam meter, bahkan waktu saya meminta perbandingan, petugas sama sekali tidak bisa memberikan meter pembanding. alhasih, proses tera hanya memihak kepada PLN, dengan tidak memberikan konsumen jawaban yang pasti dan tidak memberikan penjelasan apapun.
    pada intinya, petugas P2tl hanya mencari2 alasan agar konsumen terkena sangsi.
    oleh karena itu, saya mengingatkan kepada seluruh konsumen PLN untuk tidak memberikan akses masuk ke dalam rumah kepada petugas P2tl.
    karena hal ini memberikan kesempatan bari petugas untuk mencari2 kesalahan, bahkan bisa memutuskan segel tanpa kita perhatikan dan membuat seolah2 menjadi kesalahan konsumen

  30. saya setuju dengan tisna. petugas P2tl harus diberantas, tepatnya kontraktor-kontraktor yang menjalnkan p2tl. hanya merugikan konsumen yang awam , dan melakukan pemerasan….

  31. rmh sy dikontrakan pada org,stelah 3 bln slesai kont rmh tsb didatangi ptugas pln yg menyatakan ada kabel bsr di plafon rmh,menuduh ada pencurian list,dgn bukti hanya ada kabel di

  32. hari ini rumah saya juga didatangi petugas outsourcing PLN (karena di bajunya ada nama PT di sebelah kiri dan lambang PLN di sebelah kanan). 3 orang laki-laki beradu mulut dengan istri dan pembantu saya. melihat ada lubang kecil di meteran PLN, dan mengatakan bahwa ini pencurian listrik. lalu ditawarkan untuk penggantian meteran TANPA BIAYA, tapi kami diminta untuk datang ke kantor PLN untuk pengurusan lebih lanjut. Istri saya bertanya biayanya berapa, tapi tidak dijawab, karena alasannya tidak etis. Istri saya terus memaksa, sampai akhirnya disebutkan biayanya 7 Juta. ini angka turun dari langit apa yah ? mereka terlihat ingin membohongi istri saya untuk mendapat ijin melepas meteran, dengan iming-iming tanpa biaya, walaupun pada akhirnya tetap saja akan ada denda. kami keluarga baru, yg baru saja menempati rumah sekarang selama 6 bulan. Tapi seperti biasa, mereka ngga mau tahu, dan penghuni sekarang yang harus menanggung. Lalu mereka juga bertanya kepala rumah tangganya kerja dimana ? loh, apa hubungannya ??? apa saya termasuk korban tebang pilih ?? Apa memang benar pernah ada sosialisasi tentang hal ini ? dan kalo misalnya pada saat kami akan membeli rumah, bagaimana prosedurnya kalo ternyata ada meteran yang ngga beres ? dan sekarang apa yang harus saya lakukan jika mereka datang kembali ? haruskah saya selesaikan di tempat dengan menyogok ? atau haruskan saya ke kantor PLN resmi ? memang susah kalo melawan perusahaan yang tidak ada kompetitornya spt ini….
    Pak Azamul, mohon masukannya untuk kebingungan2 saya di atas. terima kasih

  33. Permasalahan yang Bapak hadapi ada pada beban pembuktian. Dalam UU Ketenagalistrikan disebutkan bahwa Penyelenggaraan usaha ketenagalistrikan menganut asas manfaat,efisiensi, berkeadilan, kebersamaan, optimasi ekonomis dalam pemanfaatan sumber daya, berkelanjutan, percaya dan mengandalkan pada kemampuan sendiri, keamanan dan keselamatan, serta kelestarian fungsi lingkungan hidup. Tujuan hukum juga untuk menjamin kepastian hukum dan pada akhirnya menuju kepada ketertiban dan keadilan.Dengan demikian, penyelesaian masalah ini harus benar-benar memperhatikan aspek keadilan.
    Terhadap petugas tersebut sebaiknya Bapak menanyakan identitas dan surat tugasnya. Selanjutnya Bapak bisa konfirmasi petugas ybs ke kantor PLN terdekat. Hati2 juga jangan sembarang bertemu dengan petugas di kantor PLN tersebut, karena bisa jadi yg bapak temui adalah oknum yang sebenarnya bukan petugas atau pejabat di kantor PLN tersebut. pakaian yang dipakai tidak menjamin bahwa orang tersebur benar2 petugas PLN yang sebenarnya.
    Jika anda benar-benar tidak merasa bersalah, maka tidak perlu takut. Seseorang tidak gampang untuk diproses secara pidana, sebab harus dibuktikan dulu ia benar2 bersalah. Bukti tanda pembayaran rekening listrik harus Bapak pelihara sebagai bukti bahwa Bapak “beritikad baik”, akan terlihat posisi meteran sebelum dan sesudah pembayaran, jika tidak sesuai dengan yang sebenarnya maka kelalaian ada pada petugas pencatat meteran, bukan pada diri anda. Bukti ini juga bisa mendukung Bapak pada proses acara perdata jika Bapak keberatan terhadap tuntutan ganti rugi. Sebagaimana yang sudah saya sampaikan sebelumnya, sumpah executorial juga dapat membantu Bapak untuk memenangkan sidang perkara perdata.

  34. semua sama sama mafia listrik ga yang kerja ga konsumen

  35. p2tl yg terhormat tolong kerja yg bener jangan pikirin duit 86 86 86 86 86terus kapan mo maju

    arhie_pre kenapa pasangan listrik w yg ga bener gapernah di bongkar p2tl karena orang pln&p2tl masih doyan duit

  36. Kalo masalah segel bisa kena denda gak ya..?

  37. Biator Panahatan said:

    Bagi masyarakat /pel anggan PLN Cab jam bi apa masih ada team P2TL Yg nakal atau 86 mohon bantu annya untuk di impor masikan

  38. mohon pencerahan saya ada kasus di sebuah rumah terjadi pencurian listrik kronologisnya rumah tersebut di kontrakkan nah berhubung pemilik tidak pernah mengecek rumahnya hanya datang beberapa bulan sekali ternyata listrik tidak dibayar oleh pengontrak dan di cabut dengan meninggalkan tunggakan,daya rumah tsb 2200 dan secara sengaja pihak pengontrak menyambung listriknya sendiri tanpa ada kontak dengan pln atau di pasang sendiri setelah beberapa bulan pihak pengontak pindah dan memindahkan kontrakannya ke pengontrak lain dari pihak pln ternyata mengecek dan mendapatkan bahwa terjadi pencurian listrik nah mohon pencerahan untuk daya 2200 itungan untuk biaya agar dapat tersambung kembali brapa? misal untuk tunggakan 3 bulan total 1000000.terima kasih

    • Azamul Fadhly said:

      Ada petugas PLN yg bisa bantu jawab pertanyaan teman kita ini?

      Powered by Telkomsel BlackBerry®

    • pelanggan bijak said:

      untuk kasus pencurian listrik yang mempengaruhi kwh meter tidak berjalan dengan semestinya,maka pelanggaran tersebut termasuk golongan P2 yang penghitungan rupiahnya (9x720xdaya yg tersambungx0.85/1000)xbiaya beban..
      klo anda pelanggan listrik daya 2200 (9x720x2200x0.85/1000)x795=RP 9.633.492.- yg harus dibayarkan…huh lumayan tuh buat beli sebuah motor!!!jadi hati2 yah jangan pernah mencuri listrik!!!!

      • saya jg termasuk salah satu yg kena denda dengan daya 2200,saya diminta pihak PLN bayar 50% di muka,trs selebihnya nyicil. bagaimana cara saya mengetahui rincian cicilan saya tiap bulan soalnya digabung sm tagihan listrik /bulannya……bisa di cek online tidak….

  39. rumah saya 1 bulan pln memeriksa kwh listrik saya. tidak ada masalah. namun pada tanggal 20 feb 2011 datang lagi petugas PLN memeriksa kwh meteran saya. ternyata ada segel yg rusak katanya tanpa ditunjuk dulu segel yg mana. Saya sebagai awam mengatakan ya sudah ganti. Namun setelah diperiksa lagi katanya piring meterannya jalannya lambat/mati. lalu KWH diganti dgn yg baru. Tapi kemudian istri saya disuruh menandatangani surat untuk melihat kerusakan di lab pln katanya. Pemeriksaan tanpa ada saksi. Ketika saya ke PLN ternyata saya didenda Rp 7,5 juta. Alasan karena segel rusak. Padahal saya tidak pernah merusak segel atau mengakali agar membayar murah. Dan saya membayar tidak ada yg nunggak dan rata-rata Rp. 250.000,- dan saya tidak pernah melakukan hal itu. Tapi PLN tetap mengenakan saya untuk membayar Rp 7.5 juta. Saya tidak punya uang sebesar itu.Padahal saya seorang yg bergantung pada gaji pensiun yg kecil. Bagaimana ini PLN. Saya tidak bisa mengadu pada siapa. Tolong jawabannya.

    • Azamul Fadhly said:

      Kasus2 seperti ini sdh sering muncul, dan pelanggan seringkali kalah. Mudah2an PLN bisa membuat sistem yg dapat lebih membuat pelanggan merasa tenteram.
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  40. Yth Bapak Azamul

    BApak, saya mohon pencerahan pak…saya penghuni rumah baru (rumah second) dgn daya listrik 2200, setelah satu bulan saya hrs bayar tagihan hanya 78rb…dari sini saya agak curiga pak…dan saya liat di belakang mmg ada kabel besar yg ke plafon pak…
    Apakah saya harus lapor ke PLN, seandainya saya lapor sanksi apa yg saya dapat?? jujur pak saya takut dan saya merasa berdosa seandainya bener listrik yg saya pakai ini ilegal/nyolong….
    Bisakah saya dpt keringanan denda bila saya melapor…drpd menunggu diperiksa…
    mhn saran dan jawaban bapak
    tks

    • Azamul Fadhly said:

      Ibu Deasy yang baik, saya sarankan anda segera melaporkan hal ini ke bagian pengaduan PLN, disertai bukti2 bahwa anda baru menempati rumah tsb dan kalau mungkin identitas pemilik rumah yg lama. Insya Allah akan ada jalan yg terbaik utk ibu.

      Salam hormat,
      Azamul
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

    • saya jg ada pengalaman yang sama.. bedanya pemilik rumah yang lama yang memasang, sebelum membeli rumah kami tidak mengetahuinya. Saya ditawarkan untuk mencabut, waktu itu saya pikir tidak apa2 kalau bisa menghemat.. Tapi sekarang sepertinya alatnya rusak dan saya takut untuk melaporkannya karena takut dendanya yang besar. Tolong pencerahannya dalam hal ini kira2 kalau saya lapor ke PLN tindakannya bagaimana? Bikin hati tidak tenang.. padahal saya hanya berniat irit sedikit.. Thank you

      • Yth Pak Azamul

        Kmrin saya merasa tidak tenang pak, tapi setelah saya bilang ke suami utk cek ternyata tidak ada pak (saya panggil saudara yg ahli ttg kelistrikan) ketika meteran dimatikan semua aliran mmg mati tidak ada yg nyala…kabel besar yg dibelakang hanya utk mengontrol titik-titik tertentu pak…bukan utk pencurian listrik…
        dan juga sudah di cek ke atas…alhamdulillah clear pak….
        masalah tagihan saya yg kecil mungkin masih hitungan saat rumah blm kami huni…
        Utk pak wisnu…coba dicek sendiri dulu pak, dan minta tlg kerabat yg ahli listrik, utk bantu mengecek, dan bila mungkin utk melepas alat tersebut…asalkan kita sudah niat utk tidak melakukan pencurian insyaallah tidak apa-apa pak…jangan buru-buru lapor PLN… cmiiw…

      • Azamul Fadhly said:

        Bravo ibu :) Salam hangat dari saya…

    • Awas kena denda seperti saya. Ketika saya lapor kerusakan listrik dirumah dan waktu pemeriksaan ditemukan kabel yang tidak masuk meteran.Kalau saya niat mencuri, ketika ada kerusakan listrik dirumah saya tidak mungkin menghubungi PLN. Akhirnya saya putuskan untuk mengganti supaya normal saja karena saya benar2 tidak tahu fungsi alat tersebut.
      Ternyata melaporpun tetap kena denda, karena hukumnya PLN semena-mena (siapa yang menempati ya itu yang bertanggung jawab meskipun rumah baru ditempati hanya 1 bulan, tetap dikenakan denda yang besar).
      Mending suruh orang lain saja yang melepas alat mencurigakan seperti itu.
      Karena kalau menghubungi PLN bisa2 dikenakan denda.
      Kalau memang tidak niat mencuri lebih baik dilepas saja. Karena PLN sifatnya tidak mau tau dan jika denda tidak dibayar akan diputus….. Saya kena denda 10 jt dan tidak bisa minta keringanan sedikitpun, padahal bukan PLN yang menemukan kesalahan, tetapi karena laporan saya sendiri. dan itupun hanya bisa dicicil 5x.
      Malahan ketika atasan mereka belum datang, petugas lapangan menawarkan semacam sogokan gitu dengan gaya bahasa ” dirumah ini ada kejanggalan, kalau dilaporkan kantor bisa2 kena mahal. Bagaimana pak?”. akhirnya saya tidak mau karena saya memang tidak berniat mencuri listrik. ternyata ketika diproses PLN tidak mau tahu dan dikenakan 10jt.
      Semoga bermanfaat dan pihak PLN merubah sistemnya yang membuat pelanggan kurang nyaman…..

      • justru aneh sistem skr org tidak melakukan tapi kena denda,tapi org yg melakukannya berkeliaran,,,da tau skr jaman serba sulit,eeeehhhh mlh di bkin tbh melarat rakyatnya,,,,masa alloh sdh mu gmna nih indonesia tuch,,,pntes ujian dan ujian bertubi2 dtg ternyata manusianya sendiri ga pada sadar,skr tinggal nunggu wktnya aja pa….sabar ajach pa org yg slalu menindas masyarakat kecil suka ada ganjarannya,skr hukumnya nyata yg turun dari atas bkn hukum dari manusia yg bisa berubah.

      • Tgl 1 agustus kemaren saya jg kena masalah persis seperti anda, ϑαπ setelah saya banyak baca ∂ï internet, ternyata itu memang jebakan dr OKNUM PLN yang nakal. Saya mau tanya bagaimana penyelesaian masalah anda? Apakah anda telah membayar tagihan 10jt ato ada uang damai sama OKNUM tersebut.

  41. saya punya masalah nih,saya punya rumah di makassar trus yang di sebelah rumah saya masih numpang listrik di rumah.kan dia buka usaha game dirumahnya, trus awalnya kilometer yang dirumah saya cuman 450 volt trus dia menambahkan daya 900 volt tanpa sepengetahuan saya.dan dia juga g melapor ke pegawai pln untuk menambahkan daya listrik yang saya punya.itukan sama saja dengan mencuri listrik.jadi saya minta tolong sama pegawai pln untuk segera menjalankan apa yang seharusnya di kerjakan sekiranya kalau ada pelanggan yang mencuri listrik?????

    • Azamul Fadhly said:

      @Pak Rahim, jika Bapak memiliki bukti yg cukup, sbg warga negara yg baik tentu melaporkan kpd pihak yg berwajib merupakan tindakan terpuji.

  42. Untung Margono said:

    Yth. pak Azamul

    saya punya rumah kontrakan beberapa bulan lalu kena operasi Opal karena meteran listrik ada jemperannya dan dikenakan denda 5,8 jt. Waktu saya tanya sipengontrak tidak mengaku kalo dia memasang alat tersebut. Pengontrak sekarang kabur dari rumah kontrakan saya tanpa permisi karena tidak mau membayar dendanya. Yang saya mau tanyakan bisakah pengontrak rumah tersebut saya laporkan ke polisi tentang pencurian aliran listrik PLN, dikenakan pasal berapa KUHP ? Trims

    • Azamul Fadhly said:

      Tentu Bapak bisa melaporkan terjadinya tindak pidana, yaitu melanggar Pasal 51 ayat (3) UU No 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  43. fatma ayu said:

    maaf pak,saya mau nanya…,bknnya tindak pidana pencurian listrik sdh diatur dalam hukum pidana kita?kenapa yang terjadi pln mengatasi masalah itu sendiri tanpa keterlibatan criminal justice sistem?apakah pln punya wewenang untuk itu?tlg penjelasannya,tx.

  44. maaf sebelumnya saya mau tanya ditempat saya tidak ada pemeriksaan tapi tiba2 saya dapat surat dari PLN kategori temuan PIII, TS nya mencapai Rp 6.149.676 dan itu perhitungannya dari mana ? dan apabila tidak ada buktinya bagaimana ? karena saya jarang ada di rumah terima kasih.

  45. Anonymous said:

    ada tetangga saya,setahu saya daya listrik nya mm uda di naikan,tetapi saya perhatikan rutinnya mulai jam 17..00 wib,meteran nya tdk putar sampai keesok kan hari nya sampai kadang kadang 1 hr full meteran nya tdk putar.padahal 2 bh AC nya hidup nonstop,kulkas dll. apakah ini bisa di ketahui petugas pencatat meteran ,sedangkan pencatat kan dtg nya cuma pagi hr

  46. coba cek ‘pencurian listrik’, yang dilakukan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jendral A Yani kota Sukabumi, itu listrik di pakai 15 jam penuh, kadang-kadang 24 jam.
    KALAU PLN berniat untuk memberantas pencurian listrik, dimulai dari kota Sukabumi yang jualan dvd/vcd, jelas-jelas ada TV dan Speaker yang perlu listrik, kenapa tidak pernah di RAZIA ?

  47. dimana – mana semua nya sama p2tl dari sabang sampai papua…. makanya jangan bermain – main dengan listik nanti di makan sama yang empunya

  48. Selamat sore.

    Saya ingin melaporkan pencurian listrik dengan modus meteran tidak bergerak atas nama ID pelanggan : 541101481839

    anda dapat melihat rincian sbb :
    Masukkan Bulan & Tahun :
    Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 2011 2010

    Info Rekening
    Tagihan anda bulan September 2011 : Rp. 42.312 ,-

    Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 2011 2010

    Info Rekening
    Tagihan anda bulan Agustus 2011 : Rp. 42.312 ,-

    bisa lihat kan 2 bulan berturut turut tagihan sama, dan meteran tidak berubah. padahal disana tinggal 1 keluarga dengan menggunakan fasilitas AC ( 2 buah ) dan usaha laundry.

    Sebagai warga negara yang baik saya melaporkan hal ini dan mohon bapak/ibu tidak menyebutkan saya sebagai pihak yang melaporkan.

    terimakasih

    salam

    Arie

  49. kalo mau ganti metern bayar tidak ya??

  50. Di daerah Pejaten Barat, tepatnya Jalan Raya Pejaten ada warnet yang melakukan pencurian listrik dengan cara menjumper/mengorek MCB, terbukti dengan sering datangnya petugas P2TL yang melakukan razia, langsung membuka MCB tapi setelah bertemu dengan pemilik warnet hanya menyarankan dengan penuh basa-basi tentang listrik. Apa tidak ada tindakan tegas dari PLN jika pencuri listrik itu orang berduit? Kalau orang tidak berduit petugas terkesan menekan, tapi kalau berduit, petugasnya langsung diam. Sering dirazia tapi sering dibiarkan.
    Bukan hanya satu warnet yang melakukan pencurian listrik. Sekitar 4 warnet dengan pemilik yang sama.
    Shafira.Net ada 3 cabang dan Abee.Net perlu diberikan tindakan tegas, Pak.
    Bagaimana PLN? Jangan hanya bisa menekan rakyat kecil untuk berhemat listrik, tapi tolong tindak tegas orang yang memperkaya diri dengan mencuri listrik.

  51. Apakah membuat & memasang arde dari bumi itu legal secara hukum

  52. slmt siang pak!

    saya mau nanya di lingkungan saya banyak warnet2 yg melakukan pencurian listrik terutama yg menggunakan meteran prabayar. yg mau saya tanyakan kemanakah saya harus melaporkan pencurian tersebut sedangkan mereka melakukan aksinya melalui orang2 dalam lingkungan PLN di daerah saya.

  53. selamat sore pak, saya mau laporkan pegawai listrik di tempat saya, semua nya, KKN,,

  54. boz mf mau tanya gmana crnya mengiritkan kwh listrik biar tgihan ringan dan penggunananya lumayan, krn biarpun kwh 450v kalu d cek tdk ada segtu,tp kok byarnya mahal,gmana cranya putaranya kwh biar pelan.

  55. Anonymous said:

    pada dasarnya semua ujung-ujungnya duit, siapa sich yang tdk doyan duit???????????????????

  56. selamat siang pak,
    ada yg mu di tanyakan pa,meteran kami mcb meternya kena pencurian,trus aku kena P2TL dari itu aku tau bahwa mcb meter tersebut hilang,yg aku herankan lho kenapa aku yg harus byr denda,karena sudah melanggar aturan,mcb tidak ada trus di jemper,yg aku tau klau seandainya kabel tersebut di jemperkan kwh meter token ga khn berfungsi pasti error beda dgn kwh meter dulu mkin bsa,tapi buat apa klau emang di lakukan oleh saya sedangkan kwh meter tersebut sudah lama tdk di aktifkan karena rmh tersebut kosong sdh 6 bln,setelah menghadap ke pihak pln,pln tdk mau tau tetp hrs byr denda,sdangkan saya lampirkan surat dari kepolisian soal pencurian mcb meter,yg mesti aku tempuh utk permasalah ini hrs seperti apa pak,sedangkan aku pribadi tdk melakukannya.

    terima kasih
    andrie

  57. selamat siang

    saya ada temen yg punya masalah kwh meternya di gembok ada petugas dari pln tanpa permisi dan kontek via tlp,langsung menggergaji gembok kwh meter tersebut di sangkanya kwh meter tersebut di otak atik ternyata tdk demikian,petugas hanya menempelkan stiker ID pelanggan,yg saya tanyakan apakah itu cara kerja pln?tdk ada permisi begitu aja,kebetulan di lokasi tersebut ada saksi yg di dpn mereka 3 org dan berbaju pln,pakai kendaraan roda 4 mobil pln.

  58. Salam kenal Pak. Saya punya masalah tentang P2TL, kmrn petugas lapangan memeriksa meteran saya, terus menyuruh saya untuk mengganti meteran, ϑαπ saya ∂ï suruh menanda tangani berkas bahwa meteran saya rusak. Tetapi setelah saya tanda tangani saya mendapat panggilan dari PLN, yang menyatakan saya harus membayar sejumlah Rp 17jt lbh, dikarenakan saya melanggar aturan yaitu segel rusak, sehingga mengakibatkan kerugian terhadap PLN. Yang jadi masalah.. Saya tidak pernah melakukan perusakan, ϑαπ 2 hari sebelumnya saya lapor ke 123 bahwa listrik saya padam karena konsleting. Mungkin saja petugas PLN melakukan perusakan yg saya tidak mengerti bagaimana, ϑαπ dimana tempat yg dirusak. Tapi saya yang ∂ï minta tanggung jawab. Apalagi setelah setelah saya baca ∂ï media elektronik, ternyata banyak oknum PLN yang menggunakan alasan P2TL itu sebagai ajang keuntungan pribadi. Saya ingin menyelesaikan masalah ini secepatnya, dengan syarat saya tidak mau dirugikan apapun. Karena memang SAYA TIDAK PERNAH MELAKUKAN PERUSAKAN. Mohon dibalaas

  59. PAK SAYA SDH MELAPORKAN KEPADA BAPAK PINEM KABAG. PENGOPERASIAN LISTRIK(PENCURIAN)BAHWA PEMILIK RUMAH AN. PAISAL YG BERALAMAT JL. CEMPAKA 2 BLOK I NO 56 PERUMNAS HELVETIA TELAH MELAKUKAN PENCURIAN ARUS LISTRIK TAPI SAMPAI DENGAN SAAT INI KOK BELUM ADA TINDAKAN DARI PLN?

  60. Mohon maaf saya tdk bisa membantu karena saya bukanlah petugas atau pegawai di PLN. Jika ada yg membaca keluhan rekan kita ini dan bisa membantu mohon utk ditindaklanjuti.

  61. kemarin kantor saya didatangi oleh petugas PLN dan polisi untuk mencabut listrik di kantor saya dengan alasan bahwa kantor kami melakukan pencurian listrik, karena ada salah satu kabel yg tidak terhubung dan kami tidak tahu menahu tentang kabel tersebut. sebelumnya kantor kami memang sempat menambah daya, tapi kami sudah mengikuti prosedur dengan cara mengajukan permohan tambah daya kepada PLN dan yang melakukan tambah daya adalah petugas resmi yg dikirim langsung oleh pihak PLN dan memiliki surat tugas. Tp pihak PLN tetap mencabut listrik kami dan meminta kami untuk membayar denda sebesar 20jt. sebenarnya bagaimana cara menghitung denda pelanggaran itu, sementara kami melakukan tambah daya baru sekitar 2 bulan yang lalu.
    mohon bantuannya,,,

  62. Eddy Sutrisno H said:

    Kepada Yth:
    1. Direktur PLN.
    2. Menteri BUMN.
    3. Presiden Republik Indonesia.
    4. Anggota DPR Pusat (khususnya Bapak Alvin Lie yang pernah memberikan komentar tentang hal ini).
    5. Anggota DPRD Sumatera Utara, yang akan menuntut PLN dan sudah melaporkan ke KPK, Kejagung, BPK.

    Dengan hormat.
    Pada tanggal 2 November 2012 tempat kami, yaitu Rumah Sakit Khusus Accuplast jl. Sei bahbolon 40 Medan yang banyak menolong penderita sumbing yang tidak mampu, didatangi petugas P2TL dan menyatakan bahwa kami melakukan pelanggaran, dengan akibat listrik harus segera diputus. Setelah melalui perdebatan yang sengit akhirnya listrik masih bisa disambung dengan syarat datang ke kantor PLN untuk segera menyelesaikan permasalahannya. Padahal, Rumah Sakit sebagai tempat pelayanan orang sakit dan khususnya di Rumah Sakit Accuplast yang melayani pasien operasi, hampir saja harus membatalkan pasien yang sudah direncanakan operasi gara-gara listrik akan diputus PLN. Pada saat yang sama kami juga sedang merawat pasien pasca stroke 2 bulan yang lalu. Betapa sewenang-wenangnya petugas PLN tersebut. Agar lebih jelas kami akan menjelaskan secara rinci kronologis peristiwa tersebut.
    1. Hari jum’at tanggal 2 november 2012 Rumah Sakit Accuplast didatangi 3 Petugas PLN bernama Bambang Sungkono, Ka Regu V bersama Teguh H Pratikno dan Marulitua sebagai petugas pelaksanaP2TL berdasarkan surat tugas nomor474/…./431/MED/2012
    2. Didampingi petugas polri Suherman dengan surat tugas dari polresta medan no Sprin 1847/X/2012.
    3. Kesimpulan hasil pemeriksaan pelanggan Eddy Sutrisno H, ditemukan pelanggaran Segel 2 terminal KWH meter +segel MCB + segel ok 1 putus. Terpasang MCB 50 A merk Merlin Gertin tidak standar PLN.
    4. Kesimpulan hasil pemeriksaan pelanggan PJN Sibero, MCB 16 A merk Vickers terpasang T daya 2200 VA. Segel terminal KWH meter + ok1 tidak ada. Segel MCB kiri ada sebelah kanan tidak ada. Tutup kotak MCB bisa dibuka tutup, walau ada segel sebelah kiri.
    5. Diberikan Pemberitahuan Golongan Pelanggaran dan Jumlah tagihan susulan P2TL penetapan golongan pelanggaran dikenakan pelanggaran golongan III(P-III) untuk keduanya dengan denda kami sebutkan dibawah.
    6. Hari yang sama yaitu Jum’at 2 November Dr Retno Sari Dewi mewakili Rumah Sakit Accuplast datang ke kantor PLN di Jalan Listrik Medan dan berjumpa dengan Petugas P2TL dijelaskan tentang pelanggaran di lapangan dan jumlah dendanya yaitu Rp 104.015.640 dan Rp 11.471.720.
    7. Senin tanggal 5 November 2012 Dr Retno Sari Dewi menjumpai Direktur PLN untuk menceritakan kronologis dan keberatan untuk membayar uang sejumlah tersebut diatas. Oleh Direktur diminta menemui Bagian atau Dewan Pertimbangan.
    8. Oleh Dewan Pertimbangan yang beranggotakan 3 orang masalahnya akan ditelaah dulu dan disuruh kembali hari senin depan tanggal 12 November 2012.
    9. Rabu tanggal 7 November 2012 Listrik akan diputus bila uang sebesar itu tidak dibayarkan ke PLN.

    Demikian kronologis hingga hari ini. Terus terang kami sangat keberatan dengan penetapan pelanggaran secara sepihak ini karena:

    1. Ketika kami menaikkan daya dari sekitar 6700 (kalau tidak salah karena sudah sekitar 3-4 tahun yang lalu) kami memohon pada PLN Sei Batu Gingging Medan. Petugas PLN lah yang melakukan pemasangan dan lain sebagainya. Perlu dicatat kami juga tidak tahu bagaimana pemasangan tersebut, bagaimana MCB nya, bagaimana segelnya, apa mereknya, pokoknya semuanya dilakukan oleh petugas PLN.
    2. Setiap ada permasalahan PLN kami selalu mengadukan ke PLN Sei Batu Gingging, karena sebagai Sarana Pelayana Umum/Publik berupa Rumah Sakit, Listrik merupakan infra struktur yang sangat vital bagi pelayanan di rumah sakit. Bila tidak tersedia setiap saat tentu saja akan sangat membahayakan pasien. Karena itu tidak mungkin bagi kami, rumah sakit untuk orang miskin ini mau dan berani menyalah gunakan Instalasi PLN. Karena itu pula, dengan kondisi PLN yang sering mati tanpa pemberitahuan terlebih dahulu pada kami, terpaksa kami membeli Generator listrik cadangan 2 buah, agar tidak membahayakan pasien-pasien kami.
    3. Karena Rumah Sakit Accuplast berbadan hukum Yayasan, yang hampir 90% melayani masyarakat miskin dan tidak mampu, baik Jamkesmas, Jamkesda/Medan Sehat, maupun mereka yang sumbing dan miskin. Hingga kini dalam waktu sekitar 4 tahun ini sudah sekitar 2600 pasien sumbing yang sudah kami lakukan operasi tanpa dipungut beaya sepeserpun. Karena itu sekitar 3 bulan yang lalu kami mengajukan permohonan keringanan beaya penggunaan listrik dengan badan hukum Yayasan tersebut, namun kami disarankan untuk datang ke PLN Jalan Listrik agar bisa mendapatkan keringanan beaya listrik. Belum sempat hal itu kami lakukan, kami sudah ditetapkan bersalah dan harus membayar denda sekitar 115 juta. Luar biasa bukan? Mustinya PLN yang harusnya membantu meringankan beaya terhadap Rumah Sakit malah Rumah Sakit yang harus menghidupi PLN.
    4. Pelanggaran yang disampaikan ke kami adalah P III yaitu merupakan pelanggaran yang mempengaruhi batas daya dan mempengaruhi pengukuran energi. Sementara berdasarkan hasil berita acara yang ditemukan adala:
    4.1. Segel 2 terminal kwh meter + segel MCB + segel ok 1 putus. MCB 50A tidak standar. Kami tidak pernah menyentuh segel dan MCB. Kami juga tidak tahu MCB yang dipasang oleh petugas PLN Sei Batu Gingging standar atau tidak. Kalau segelnya putuspun kami tidak tahu, karena kami tidak tahu kalau segel harus diperiksa. Apalagi diperiksa setiap hari atau setiap minggu. Kami tidak pernah mendapat pemberitahuan dari PLN tentang hal itu. Bahkan kami tidak tahu ketika dipasang oleh petugas PLN saat menaikkan daya harus juga dicek MCBnya, segelnya dan lain sebagainya, karena juga tidak pernah disampaikan pada kami berita acara penaikkan daya dan pengecekan keseluruhannya itu. Apa artinya semuanya ini, kalau toh ada yang harus disalahkan, yang disalahkan adalah petugas PLN Batu Gingging yang memasang semua peralatan tersebut. Merekalah yang tahu apa yang dipasang dan segel apa saja yang ada.
    4.2. Kalau toh karena ketidak tahuan dan ketidak sengajaankami ternyata segelnya putus kenapa kami yang harus disalahkan. Bisa saja itu karena alam atau apapun juga. Justru yang selalu melihat keadaan kwh meter tersebut adalah petugas PLN juga yang datang setiap bulan untuk mencatat. Mustinya petugas tersebutlah yang mengingatkan kami bahwa ada kerusakan pada segel agar segera dilaporkan ke PLN. Namun sudah 4 tahun bahkan mungkin lebih kami menggunakan listrik belum pernah ada yang mengingatkan kami dari Petugas PLN yang datang setiap bulan bahwa ada kerusakan.
    4.3. Petugas P2TL yang memeriksa rumah sakit menyatakan bahwa memang rumah sakit tidak mencuri listrik. Kalau memang tidak mencuri listrik bagaimana kami harus membayar sekian banyak uang untuk kesalahan yang dilakukan petugas PLN Sei Batu Gingging. Bukan kami yang memasang dan merubah daya listrik itu, tapi petugas PLN.
    4.4. Kalau kami yang jelas-jelas tidak mencuri listrik dikenakan denda sebanyak itu, padahal kami termasuk pelanggan PLN yang tidak pernah terlambat membayar listrik, kami adalah masyarakat dan rumah sakit yang patuh membayar listrik justru kami yang dijadikan target sasaran. Sungguh sangat merusak mental warga yang baik dan taat pada aturan.
    4.5. PLN adalah Perusahaan Listrik Negara yang mendapat MONOPOLI dari Pemerintah dan Seluruh Rakyat Indonesia, kalau yang dilakukan adalah membodohi dan mengakali rakyatnya sendiri, seenaknya sendiri membuat aturan dan sanksi terhadap rakyat, melakukan pemerasan terhadap rakyatnya sendiri, maka monopoli itu harus dicabut. Biarlah kami bisa memilih sendiri listrik yang tidak seenaknya mati dan tidak memeras pemakainya, apalagi yang taat dan patuh pada aturan.
    4.6. Rumah Sakit Accuplast tidak sendirian dianiaya oleh oknum Petugas PLN. Hampir 85 orang membuat pengaduan di sumatera utara. PDIP Perjuangan pun sampai membuat posko pengaduan untuk pemerasan dan kesewenang-wenangan PLN.
    4.7. Petugas PLN yang memeriksa rumah sakit sempat menawarkan damai, namun kami tolak karena kami tidak melakukan pelanggaran. Kalau toh kami memang melakukan pelanggaran kamipun tetap menolak damai, karena damai adalah penyuapan. Damai adalah kriminal.

    Besok, Selasa 6 november 2012 berkaitan dengan Hari Kesehatan Nasional kami melakukan operasi kerja sosial bibir sumbing tanpa dipungut beaya untuk masyarakat yang selain sumbing yang dideritanya juga tidak punya uang untuk operasi kelainan sumbingnya. Terima kasih Tuhan Yang Maha Esa dan Kuasa, Engkau yang besar ini masih memberi kesempatan pada anak-anak dan bayi yang cacat ini untuk bisa dilakukan operasi esok hari. Kami tidak tahu bagaimana dengan Lusanya, karena Petugas PLN yang Maha Kuasa tidak berkenan mengalirkan listriknya lagi ke Rumah Sakit Accuplast karena alasan segelnya putus, MCBnya tidak standar PLN.
    Ya Tuhan, kemana kami harus mengadu? Mungkin sebaiknya pasien pasien sumbing tersebut sebaiknya dibawa saja ke PLN biar mereka yang melakukan operasi. Toh PLN sudah tidak jualan listrik lagi. Tapi mendapatkan uang dari memeras pelanggannya, yang terpaksa harus memilih PLN karena tidak ada perusahaan listrik lain selain PLN yang Maha Kuasa.

    Rumah Sakit Accuplast
    Yayasan Cacat Bawaan Lahir Indonesia, Medan.
    Jalan Sei Bahbolon no 40 Medan.

    • dadang sulistyawan said:

      saran dari saya, anda tdk usah takut dan terlalu bergantung pada PLN.saya jg mengalami hal yg sama dgn anda.tapi berhubung saya seorang inovator energi listrik alternative,jadi saya membuat pembangkit listrik sendiri.bila ingin jelas silahkan contact saya di no.081333403565

  63. kenapa sih yang dirazia selalu yang punya meteran,sedangkan yang tidak punya meteran(los) aman2 saja selama bertahun2,,,ini kan merugikan yang memakai meteran lokasi kp gusti wijaya kusuma jakarta barat.

  64. pada dasarnya petugas itu baik2 saja dan tidak mao yang namany amenerima sala tempel/damai ditempat…tetapi kadang pelanggannya juga yang memulainya.dan juga bagi petugas p2tl … bila pelanggan sudah dil dinytakan bersalah jangan melayani adu argumen dengan pelanggan , iar pelanggan yang mengadu argumen di PLN saja. demi baiknya nama besar P2TL. lanjutkan kinerja anada……..

  65. percuma pa di ktr pln juga sama tidak ada kejelasan yang memuaskan……..sama2 saja menguntungkan sepihak…..

  66. Slamat malam, saya mengajukan pemasangan baru tapi di pending. Apakah saya boleh memakai listrik tetangga dolo ( lewat meteran tetangga tapi tetep bayar ke PLN)?

  67. Apakah itu termasuk pencurian listrik? ke kantor PLN katana ga masalah, Apa kata P2TL nanti ya. mohon pencerahannya. trims

  68. salam kenal,
    saya adalah pegawai di bagian P2TL, selama ini kendala paling besar yang saya alami adalah melawan para oknum di tubuh PLN sendiri

  69. Pengamat / pengacara said:

    Selamat pagi,
    Setelah membaca dan mengamati saya ingin memberitahukan bahwa tindakan P2TL yg arogansi dapat dikenakan Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa izin, Pasal 335 ayat (1) ke -1 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan,memaksa, Pasal 336 KUHP tentang pengancaman, Pasal 89 KUHP tentang membuat orang pingsan atau tidak berdaya, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Bahwa penekanan pada unsur “memaksa” sebenarnya adalah logis, karena perbuatan tidak menyenangkan yang diatur dalam Pasal 335 ini bila kita kaji sesungguhnya termasuk dalam KEJAHATAN TERHADAP KEMERDEKAAN SESEORANG yang diatur dalam Bab XVIII KUHP, dimana bila kita melihat tindak pidana atau katakanlah kejahatan yang diatur di dalamnya kesemuanya menentukan bahwa seorang korban kejahatan tidak dapat berbuat-apa, tidak berdaya dan/atau tidak memiliki pilihan (kemerdekaan) untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu sebagaimana kehendaknya sendiri.Dan tahap pasca P2TL pihak petugas tidak melakukan uji labing untuk menentukan pelanggan atau konsumen terbukti bersalah atau tidak, seperti yang diatur dalam SK DIR 234 tahun 2008. Jika anda tidak merasa bersalah anda dapat melaporkan ke kantor PLN atau ke DPRD komisi C ( berupa foto2 dan bukti2 lainnya) atau ke wartawan atau media internet (FB/twitter) atau ke MetroTv atau TVONE ( cari di google ketik MetroTv / TVONE nanti masukin aja keluhan anda lebih bagus berupa foto ). Sekarang ini jaman modern dan terbuka ga usa takut jika anda benar. Dan tips saya jika ada petugas datang ke rumah anda sebaiknya anda foto sebelum dan sesudah memeriksa meteran ato MCB ato lainnya ( HP sekarang kan ampir smuanya ada kameranya). Smoga info ini bermanfaat bagi anda semua.

    • Salam kenal sebelumnya saya mau tanya pak masalah P2TL masalahnya sesudah di periksa dan tdk di temukan bukti2 yg mengakibatkan kerugian pihak PlN akan tetapi juga dikenakan sangsi. Mohon pencerahan dari bapak. Terima kasih

  70. [...] Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 Tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan bahwa pelaku pencurian aliran listrik dapat dikenakan hukuman denda maksimal sebesar Rp. 500.000.000,- dan hukuman pidana maksimal 5 tahun. Pencurian listrik dan perusakan peralatan milik PLN juga dapat diancam pidana berdasarkan beberapa Pasal di dalam KUHP. (Selengkapnya baca di sini) [...]

  71. kalau kita sudah bayar bp selama 3 bulan tapi listriknya tidak kunjung dipasang kemudian barang-barang kita banyak dicuri karena lama tidak ada listrik apa hukumnya kita ngelos karena pln sendiri yang salah lama tidak menyalakan dan ngelos setrum hanya dua minggu mau didenda 75 juta padahal kita hanya pasang lampu satu biji untuk keamanan malam sj

  72. maaf pak mao tanya donk. saya sudah tambah daya dan balik nama. tapi sampai sekarang ( 2 bulan) daya dan namanya belum brubah. mohon penjelasannya donk.

  73. Hamba allah said:

    Blh diyakini,blh jg tdk..nama nya usaha..bg pln.seseorang mencoba meminta bantuan sy.kt nya singkat aja..nih coc di cek rmh di jln mhd.idris.di dpn gg madrasah atau 2 pintu dr dlm gg tsb .karena di curigai..utk keabsahan nya silakan di cek..sekarang aja.demikian impormasinya..semoga ditindak lanjuti..kemungkinan ada info nya lg.tp dicek dl sekarang.trimah ksh

  74. salam damai,
    ceritanya seperti ini mas,
    saya adalah seorang PIC dari sebuah subcontractor BTS, dan saya lagi ada proyek daerah malang jawa timur. pada hari jumat jam 10:00 WIB saya melaporkan ke kantor layanan teknik PLN untuk bisa dipasangkan segel pada OK BOX dan MCB,
    pada hari ini petugas datang pada jam 17:30 pada magrib dan hanya membawa 2 segel dengan kata lain OK BOX sudah di segel tapi MCB belum disegel,
    setelah saya tanyakan kepada petugasnya mereka bilang tidak apa-apa yang penting KWH OK BOX sudah disegel lagian kalau ada apa2 dengan MCB akan ketahuan KWH meternya, saya jadi bingun kenapa petugasnya ngomong seperti itu, seharusnya mereka tahu harus bawa segel 4 pcs (2 pcs untuk BOX OK dan 2 pcs untuk MCB)
    Keesokan harinya saya laporkan kembali ke kantor pln, dan mereka akan segera pasangkan segelnya, setelah saya tunggu seharian mereka tidak datang, sore harinya saya datangi lagi pelayanan teknis nya. mereka tidak pasang hari ini dan salah satu pimpinan pln menjanjikan akan dipasang senin depan karena hari sabtu dan minggu adalah hari libur, karena untuk BTS mereka tidak mempercayakan ke teknik outsourcing (kenapa gak dilemburkan saja)

    saya gak punya punya waktu banyak hanya untuk mengurus segel sampai 4 hari. mohon pencerahannya . dan sebenarnya bagaiman sih sistem kerja teknisi pln.

  75. Yang namanya pencurian, TIDAK pernah dibenarkan. Yang membenarkan pencurian hanya mereka yang melakukan.

  76. Maaf, aku mw numpang nanya, kalau mau tahu listrik kita disabotase gmn ya? Soalnya aku ngekos disalah satu kos disrbya, menggunakan meteran per kamar.. Aku tdk menggunakan tv hanya ac ketika malam hari sekitar 3 jam.. Ttpi dihitung2 permalam listrik yang dipakai itu 14 kwh..(meteren berjalan sangat cepat)

  77. Saya adalah komsumen PT PLN (PERSERO) WILAYAH SUMATERA BARAT KAB.SOLOK KEC.KUBUNG, RAYON SOLOK, Meteran Listrik kami di cabut dikarna Meteran Listrik kami pindah dari bangunan lama rencana akan kami renovasi dan kami pindah kan kebangunan yang kami kontrak jarak nya lebih kurang 150 meter untuk sementara, kami pindah melalui pihak biro listrik yang sudah bekerja mahir, kami akui memang salah, tapi hukuman yang di poniskan ke kami sebagai konsumen oleh Pihat PLN memang tidak manusiawi kami di kenakan biaya denda sebesar +/- Rp. 30.000.000,- dengan rincian 9 x 720 jam x 4,4 x ……. totalnya mencapai +/- Rp. 30 Jt, kalau rumus seperti ini berarti kami ditunduh mencuri listrik, apa ini benar

  78. babi anjing orang orang yang menghina PLN. sedangkan PLN adalah terang dunia pada waktu malam.

  79. Semua ini yang di komentari oleh saudara saudara yang tidak bertanggung jawab, atau menghina PLN sama dengan menghina bapak dan ibu saudara Babiiiiiiiiiii Anjingggggggggggg kuda cukyyyyyyyyyyy

  80. Mari ramai ramai nyuri listrik PLN…
    demi nama KEADILAN….
    demi nama PEMERATAAN…
    kenapa…?…. karena PLNnya (organisasi/sistemnya), “bukan oknum PLN” , juga melakukan PENCURIAN…. apa itu??…..
    KORUPSI…….KORUPSI….. terbesar pada pekerjaan PENGADAAN BARANG dan PERAWATAN….

    Kalau KORUPSI di PLN bisa dikurangi 50% saja, maka jumlah tarip listrik untuk rumah tangga dapat diturunkan dikurangi menjadi 25% saja dari tarip yang ada…
    MAKANYA…..yok yok yokk..
    maro kita curi listrik PLN karena PLN adalah BUMN… milik negara…negara milik rakyat…. saya rakyat … anda juga rakyat… pegawai PLN juga rakyat….SAMA kan…??

  81. melakukan pengaduan pencurian listrik yang lebih tepat kemana ? karena saya mempunyai masalah seperti ini:

    bagaimana jika ada seorang warga yang dengan sengaja memanfaatkan aliran listrik untuk kepentingan sendiri, tetapi tidak dari bok kilometer yang dia punya melaikan dari listrik penerangan jalan (tiang listrik langsung ).
    karena di tempat saya tinggal ada penyalahgunaan tersebut, ia menggunakan fasilitas listrik penerangan jalan itu untuk kebutuhan pribadinya. bisa di jabarkan jenis penyalahgunaannya tersebut adalah sebagai berikut :
    1. listrik digunakan untuk mesin pompa air yang disalurkan ke setiap rumah rumah yang ada, masalahnya adalah warga lain masih di tarik untuk biaya bulanan pembelian pulsa listrik ( warga merasa dirugikan ).
    2. listrik digunakan untuk kebutuhan pribadi yakni ia mempunyai usaha toko dan rental ps, semua kebutuhan listriknya diambil dari menarik kabel ke rumahnya dan digunakan utuk tenaga listrik kebutuhan usahanya.

    pertanyaannya adalah
    1. sanksi apakah yang diberikan kepada pelaku tersebut karena ia seorang polisi jadi kami masih takut untuk melaporkan hal ini.
    2. jika ada sanksi yang berat, saya harap tidak ada pandang bulu karena dia mempunyai title polisi.
    3. banyak yang merasa dirugikan dengan hal ini karena masih adanya pungtan biaya bulanan.

    saya berharap keluhan ini dapat di terima dan dilakukan tindakan tegas.

    • Azamul Fadhly said:

      Ybs. tentu saja sudah melakukan pencurian listrik (vide Pasal 362 KUHP). Anda bisa melaporkan hal tersebut ke Polsek atau Polres terdekat. Jika ybs. bekerja di Polsek atau Polres tsb., maka dapat dilaporkan ke Bareskrim Polri.

      • Azamul Fadhly said:

        Berhubung pencurian listrik juga sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 Tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan, maka berdasarkan asas lex specialis derogat lex lege generalis dan asas lex posterior derogat lex anterior, maka seharusnya lebih berlaku delik pencurian lisrik dalam Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 Tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan.

      • Terimakasih atas infonya.

  82. Azamul Fadhly said:

    Kepada pengunjung blog saya yang saya hormati, mohon untuk laporan atau komplain maupun pertanyaan yang bersifat teknis kelistrikan atau administratif terkait dengan pelanggan PLN tidak diajukan kepada saya selaku pemilik blog ini, berhubung saya bukan pegawai PLN atau karyawan perusahaan yang terafiliasi dengan PLN. Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

  83. bapak PLN yth . tolong kasi saya pekerjaan …dari pada sya ngerjain meteran pulsanya bisa gak di pke ..hya dengan saklar.. pulsa bisa gakjalan ..udah bnyak yg saya kerjakan .. meski pun p2tl ngonrol gak kira ktemu..tolong pak saya butuh pekerjaan…

  84. siluman ular putih said:

    hidup P2TL ….!

  85. Anjing Biadab kalian para petugas PLN.Kalo bayar terlambat maka kami akan di denda…… tapi kalo daya sering turun ato sering mati listrik siapa yang akan menanggung peralatan kami yang rusak?ngomong Hukum ato peraturan penggunaan listrik harusnya berkaitan juga bengan daya yang kita beli.jangan sampai daya yang kita beli tinggi,tapi pelayanan sering kali drop down. Gimana otak para pengusaha PLN yang tidak tawakal itu?terkutuk buat mereka yang memanfaatkan kami para pengguna PLN yang Budiman

  86. mending P2TL dibubarkan saja,,, hampir smua oknum dilapangannya cari-cari kesempatan memanpaatkan pelanggan yang awam dan bodoh tentang listrik, yang ujung-ujungnya duit meteran ….

  87. Oknum mungkin Bejad tapi kita sebagai pelanggan mungkin Bejad Plus , soaalnya jelas jelas kecurangan kok kita ikut ikutan ya.

  88. Maaf pak, saya mau tanya,
    tadi siang kan listrik d rumah saya tiba2 mati, mungkin terjadi korslet. Telp k PLN tidak ada yg jawab. Akhirnya kami minta bantuan tetangga, karena tidak ada listrik sampai malam. Setelah d cek, ternyata MBC nya rusak, akhirnya saya membeli baru yg bukan resmi milik PLN, setelah d pasang listrik nyala. Lalu apa yg harus saya lakukan?apa harus menghubungi pihak PLN kembali untuk mengganti MBC yg resmi?n berapa dendanya?
    mohon di jawab. Terima kasih

  89. Malam pak, saya mau tanya, Saya beli rumah 2nd, dan sudah mencicil selama hampir 2 tahun. Di rumah tersebut meteran rumahnya sudah rusak tp saya tetap melakukan pembayaran spt biasa dan sudah melaporkan langsung ke petugas PLN, namun petugas itu tidak memberikan saya bukti tertulis mengenai keluhan saya untuk melakukan penggantian meteran saya tersebut. Dan meteran PLN tersebut pun msh atas nama pemilik yang lama. FYI, pembayaran biaya listrik saya itu adalah biaya abodemen saja. Yang saya takutkan adalah ketika nanti saya lakukan pengaduan dan pihak PLN mencek, saya takut pihak PLN menuduh saya telah melakukan pencurian listrik dan tidak melaporkan adanya kerusakan pd meteran sejak saya beli rumah tersebut, padahal saya sudah melaporkan namun belum juga ditindak lanjuti.

    Mohon sarannya pak, langkah-langkah apa yang saya harus lakukan. Dan bagaimana menurut bapak tentang kasus saya ini? Jujur saya paranoid dengan berita mengenai denda jutaan rupiah, krn saya sudah berusaha untuk menjalankan peraturan yang ada.

    Terima kasih.

  90. Maaf pak
    ingin tanya.
    sekitar 15 menit yang lalu petugas PLN telah datang kerumah saya dan memeriksa listrik rumah saya, dan ternyata ada kebocoran pada listrik rumah saya, karna ada sambungan listrik lainnya yang katanya listrik tersebut tidak masuk dalam itungan meteran.
    saya ingin tanya berapakah denda yang dikenakan dalam hal trsebut ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: